Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Agustus 2014

ITULAH HIDUP

Hujan turun deras diluar jendela kamar. Sambil duduk ku pandangi hujan yang jatuh beramai-ramai menyirami bumi. Begitu ramainya sehingga tidak terhitung berapa banyak mereka turun, byuuuuurrrr ! Seperti ribuan mungkin juga milyaran jarum meluncur cepat dari langit. Terkadang jatuhnya miring ke kanan atau ke kiri, mengikuti panggilan lambaian angin kemudian kembali tegak lurus saat angin berhenti. Itulah hidup, terkadang kita tidak pernah tau kemana kita akan bermuara. Walau sebenarnya tujuan telah kita tetapkan.

Sabtu, 23 Agustus 2014

CATATAN HATI SUCI

Faris terpaku menatap onggokan tanah merah yang masih baru dihadapannya. Dorongan hati yang membawanya jauh dari Jakarta ke Aceh, hanya untuk menjumpai seorang wanita yang telah menggoyahkan hatinya. Wanita yang tidak dikenalnya sama sekali. Wanita dari dunia maya yang telah merubah jalan hidupnya.

Kamis, 31 Juli 2014

KETIKA CINTA GIGIT JARI

Siang membakar kepala. Otak berasa mendidih. Apalagi bila siang-siang begini harus melihat pemandangan yang sangat tidak menyenangkan mata. Sebulan lalu kenal melalui Facebook. Dari foto profil yang terpajang sepertinya cowok itu ganteng sekali dan pastinya membanggakan hati bila dijadikan pacar.
Cinta menyedot cepat jus jeruk dari gelas yang ada dihadapannya. Ia ingin segera pergi dari cafe tersebut. Tapi bagaimana caranya. Tadi dia pergi dengan Iwan, cowok yang sekarang ada di depan matanya. Bukan cowok idamannya ! Rambut gimbal, awut-awutan. Kulitnya hitam terbakar matahari. Bau parfum murahan menyengat hidung, bercampur dengan asamnya keringat.
"Gimana Cin? Jadi nggak kita pacaran?" Iwan mengajukan pertanyaan yang sangat menakutkan baginya. Duh...mengapa nasibku bisa seburuk ini ! Cinta menggerutu dalam hati.

Kamis, 24 Juli 2014

TIKUS RUMAH GUE



Kisah ini terinspirasi dari banyaknya tikus dirumah gue. Rumah sempit tapi luas rasanya (he...he...bingung kan ?) ya iyalah...! Rumah gue itu tipe RSSSSSS (Rumah Sangat Sederhana Sempit Sekali Senggol-Senggol), tapi kami yang tinggal di dalamnya punya hati seluas samudra ( he...he...lebay.....!), jadi walopun rumah sempit luas terasa (masih bingung...? derita loe deh..!)

Sebenarnya masih banyak pekerjaan yang harus gue lakukan daripada membuat kisah ini ( tugas kuliah bejibun...!), tapi karena tadi waktu ke kamar mandi hampir jatuh gara-gara tikus nyerempet kaki gue ( besok mo buat traffic light khusus tikus aja deh, biar dia gak nyebrang sembarangan), jengkel banget ! Coba bayangkan...! secara badan gue yang segede ini ! ( masih gede Ade Ray kok) hampir KO ama tu tikus yang badannya Cuma segede jempol ( emang ada? Ada...anaknya tikus. Tapi yang ini segede jempolnya Ade Ray, berarti kakaknya tikus deh...).